Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Ambon memang bikin heboh, mulai dari penobatan Gelar Adat Kehormatan yang diterima, sampai pembukaan acara Tanwir Muhammadiyah 2017 di Ambon Maluku.

Dalam kunjungan kerjanya kali ini, Jokowi menerima gelar adat kehormatan “Upu Kalatia Kenalean Da Ntul Po Deyo Routnya Hnulho Maluku”.

Penganugerahan gelar adat berlangsung di Kristiani Center, Ambon oleh Ketua Majelis Latupati Maluku, Bonifaxius Silooy.

Saat dianugerahi gelar, Jokowi mengenakan jubah kebesaran, kain ikat pinggang, kain bahu, mahkota kebesaran, dan memegang tongkat adat kehormatan.

Gelar adat kehormatan tersebut diberikan kepada Jokowi berdasarkan keputusan majelis adat Maluku, yang terdiri atas para tetua adat atau Latupati.

Unggahan foto yang memperlihatkan Jokowi pakai baju kebesaran adat Maluku tersebut sangat menarik perhatian netizen, karena di foto tersebut pakaian yang digunakannya sangat menyolok bagi yang melihat.

Hujatan pun datang dari pemilik akun Indrisantika Kurniasari pada Facebook.

Dalam kalimat hujatannya, Indrisantika Kurniasari menggelari Jokowi sebagai Raja Kodok.

Dia juga mempertanyakan asal daerah baju adat yang dikenakan dan meledek Jokowi ingin bersaing dengan Raja Arab Saudi dalam hal pakaian.

MAAF MAU TANYA NI…..!!!INI RAJA KODOK PAKE BAJU ADAT DAERAH MANA YA…???

APA DOI INGIN BERSAING DENGAN KING SALMAN YA…???

SAMPAI SEGITU NYA DALAM MENCARI KOSTUM,HANYA KARENA INGIN BERSAING DENGAN KING SALMAN……!!!,” tulis Indrisantika Kurniasari.

Tulisan Indrisantika Kurniasari disertai dengan foto Jokowi berpakaian adat didampingi Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kapolri, Jenderal Tito Karnavian.

Tentu saja postingan Indrisantika Kurniasari itu mendapat respon negatif dari netizen lainnya. Hal ini dikarenakan dia telah menghina dan melecehkan mantan Walikota Surakarta dan melecehkan pakaian adat Maluku.

Nodhiaz ‘Hatuhurang’ Tuhuteru, “Bu di isi di dalam comment comment nya bukan hanya hina presiden kk bu maar dong jua menghina pakaian adat upulatu tua tua adat maluku😡😡😡”

Dedi Fadim, “Makin banyak org pekok skrg nongol ke permukaan and mrk malah banngga…krn cm bs cuap2 n sok d sosmed. Kasian nasibnya haha. Mwnnding model gini pd nongol aja smua biar d ciduk plus d kumpulin d kirim aja ke pulau sram kumpulin jd satu ma lainnya

Hengky Hen, “Hmm banyak org yang kadang nggak mikir apa yang diucapkan
Begitu org yang kurang sekolah
Makin banyak dijaman ini kelihatan didepan baik tapi dalam hatinya busuk