Kabar duka datang dari narapidana kasus suap pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan tahun 2013, Sutan Bhatoegana. Mantan Mentri ESDM tersebut meninggal dunia Sabtu 19 November 2016 pukul 08.00 WIB.

Sebelum meninggal Mantan Ketua Komisi VII DPR tersebut menyampaikan pesan khusus kepada tim pengacaranya. Pesan tersebut disampaikan kepada pengacaranya Feldy Taha.

“Tak banyak yang almarhum disampaikan ke pada saya. Tapi memang yang beliau khusus sampaikan kala itu. Ada dua orang yang dilaporkan. Karena kesaksian palsu. Kami diminta untuk follow up. Itu pesan yang beliau sampaikan” ujar Fedly seperti yang di lansir olek detik.com Sabtu ((19/11/2016).

Pesan tersebut merupakan laporang Sutan ke Bareskrim Polri mengenai kesaksian palsu dua orang saksi yang di hadirkan dalam persidangan suap untuk anggota Komisi VII DPR. Kasus tersebut membuat Sutan dikenankan hukuman 12 tahun penjara.

Fedly turut berduka cita atas meninggalnya Sutan Bhatoegana agar almarhum diterima di sisi Allah SWT. Kabarnya jasad Sutan akan segera dimakamkan pada sore hari nanti sekitar pukul 16:00 WIB. Seperti diketahui, Sutan sempat dirawat di Rumah Sakit Medistra Jakarta sejak 11 Oktober 2016. Dirinya dirawat karena sakit liver. Kabarnya, dari Medistra kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit BMC, Bogor, Jawa Barat.