Sikap Bupati Katingan, H Ahmad Yantenglie yang terkesan tidak bersalah dalam kasus asusila perselingkuhan dengan istri polisi Farida Yeni, ASN yang bertugas di RSUD Mas Amsyar Kasongan, memunculkan berbagai presepsi di masyarakat.

Apalagi, Yantenglie tetap ingin bertahan dari jabatanya sebagai Bupati Katingan meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka kasus asusila.

Kabar santer yang berkembang, kasus asusila Yantenglie dan teman wanitanya, Farida Yeni ini, berakhir dengan perdamaian dari kedua belah pihak. Hal ini pun memicu berbagai kalangan untuk mempertanyakan proses hukum yang berjalan di Ditreskrimum Polda Kalimantan Tengah.

Di Mapolda Kalteng, Selasa (10/1), rombongan DPRD Katingan yang langsung dipimpin Ketua DPRD setempat, Ignatius Mantir L Nussa datang bersama lima anggota DPRD lainnya untuk menghadap Penyidik Ditreskrimum.

Mereka bermaksud untuk mempertanyakan proses hukum atas pelaporan Aipda Sulis Heri terhadap perbuatan asusila istrinya, Farida Yeni dan Yantenglie.

“Kami datang ke sini ingin mendapatkan informasi kasus asusila Bupati Katingan sudah sampai dimana dan memerlukan data-data tentang status Bupati Katingan yang sudah jadi tersangka. Data-data itu kami perlukan untuk bahan kami melakukan rapat untuk menindaklanjuti desakan warga untuk menonaktifkan Yantenglie,” ujarnya.

Menurut Ignasius Mantir, pihaknya belum mendapatkan satu data otentik terkait bukti-bukti perselingkuhan Bupati Katingan itu.

“Padahal data itu kami perlukan untuk bisa menghadap ke Mendagri maupun ke Mahkamah Agung serta gubernur sebagai dasar untuk melanjutkan desakan warga yang ingin menurunkan Bupati Yantenglie itu,” katanya.

Belajar Pemakzulan Bupati

Ketua Komisi I DPRD Katingan, yang juga Ketua Fraksi Gantang Nyaru DPRD Katingan, Karyadi Pandji, Selasa (10/1/2017) mengatakan, Dewan Katingan, telah membagi tim dalam menindaklanjuti kasus tersebut.

Dikatakan dia, tim tersebut ada yang bertugas ke Polda Kalimantan Tengah untuk mencari data hasil pemeriksaan, ada juga yang melakukan studi banding ke Garut untuk mempelajari pemakzulan terhadap Aceng Fikri.

Selain itu ada juga, tim yang dikirim ke Jakarta untuk melakukan konsultasi dengan Mahkamah Agung untuk kelanjutan proses tindaklanjut yang akan dilakukan oleh DPRD Katingan.

“Aksi demo menuntut mundurnya Bupati Katingan akan terus kami lanjutkan, dominasi dewan sudah sepakat untuk memakzulkan Bupati Yantenglie, untuk memenuhi keinginan masyarakat Katingan.”ujar Karyadi.