Mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelar pertemuan dengan wartawan, Rabu (02/11), menanggapi situasi terbaru terkait desakan penangkapan gubernur Jakarta dan rencana aksi unjuk rasa 4 November dan beberapa isu lain seperti aset kekayaan dan hibah rumah dan tanah dari negara.

Namun, tampaknya yang menjadi perhatian pengguna media sosial adalah hal yang sama sekali tak terkait.

Ya, Anda tak salah baca. ‘Lebaran Kuda’ menjadi topik populer di Twitter hari ini dengan lebih dari 10.000 kicauan. Ini diambil dari kutipan SBY yang menyebut, ”kalau tuntutannya (para pengunjuk rasa Jumat nanti) tidak didengar, sampai lebaran kuda bakal ada unjuk rasa.”

Banyak media kemudian mengambil kutipan ini sebagai judul berita dan pengguna media sosial mulai membicarakannya. Sebagian menghubungkannya dengan aksi naik kuda Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto, Senin (31/10) lalu.

”Pak SBY sebut-sebut lebaran kuda. Pasti sedih karena kemarin gak diajak naik kuda,” kata @naoimitobing di Twitter.

Tapi ternyata bukan kali ini saja SBY menyebut istilah ‘Lebaran kuda’. SBY pernah mengungkapkan istilah itu ketika berkomentar tentang sepak bola Indonesia pada 2014 lalu. Pada 2011, SBY juga pernah menggunakan frasa ‘Lebaran kuda’ untuk mengomentari ekonomi Indonesia.

“Ekonomi luar Jawa harus naik melalui investasi dan perdagangan. Kalau kita cuma menjalankan business as usual atau begini-begini saja dan tak ada upaya, maka sampai lebaran kuda tak akan tercapai,” katanya seperti dikutip detik.com.

Komentar-komentar lucu mengalir di Twitter. Pengamat politik Yunarto Wijaya mengusulkan ‘Lebaran kuda’ jadi libur nasional….

kata-kata-sby-tentang-lebaran-kuda-jadi-viral-di-media-sosial1 kata-kata-sby-tentang-lebaran-kuda-jadi-viral-di-media-sosial2 kata-kata-sby-tentang-lebaran-kuda-jadi-viral-di-media-sosial3 kata-kata-sby-tentang-lebaran-kuda-jadi-viral-di-media-sosial4