Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan ada 3 hal yang harus dibenahi pemerintah agar daya saing dan kemudahan berusaha (ease of doing business) di Indonesia meningkat.

Meski peringkat kemudahan berbisnis Indonesia loncat dari 106 menjadi 91, namun Jokowi belum puas dan mengaku akan terus melakukan perbaikan.

“Masalah kita di daya saing, dan kemudahan berusaha. Ada 3 yang segera dikerjakan,” kata Jokowi, dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (BI), di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (22/11/2016).

Acara ini dihadiri oleh Dewan Gubernur BI, bankir, ekonom, direksi BUMN, hingga kepala daerah.

Tiga hal pokok yang dibenahi ini adalah korupsi dan pungli, lalu inefisiensi birokrasi, kemudian terakhir adalah mengejar ketertinggalan infrastruktur.

“Ketiga hal ini jadi pokok. Kenapa deregulasi kita lakukan, dan kita sederhanakan yang kita ruwetkan. Kalau ini bisa diselesaikan, saya yakin kita punya pondasi yang baik untuk tinggal landas ke level yang lebih baik,” ujar Jokowi.