Nahkoda Perahu Mendoakan Korban Yang Tenggelam Di Bengawan Solo Supaya Selamat

Beritamix. Markat (65) nahkoda perahu di Bengawan Solo yang mengangkut 25 pesantri Pondok Pesantren Langitan, Tuban itu hanya bisa pasrah karena kecelakaan yang mengalami dirinya.

Sekarang dirinya harus di tahan di Mapolsek Babat Lamongan karena dirinya terlibat dengan hilang 7 pesantri yang hilang di Sungai Bengawan Solo tersebut karena kapal yang dibawa Markat tersebut tenggelam.

Markat sendiri sudah dari umur 12 tahun menjadi nahkoda kapal hingga sampai saat ini , hal itu sudah menjadi sumber mata pencahariannya hingga saat ini untuk mencukupi kebutuhan dirinya dan keluarganya.

Namun ketika dirinya membawa 25 pesantri tersebut , para pesantri tersebut lebih banyak duduk di depan sehingga mengakibatkan kapal tersebut berat sebelah sehingga ketika pas di tengah Sungai Bengawan Solo.

Arus sungai tersebut sangat deras sehingga mengakibatkan kapal tersebut tenggelam di Sungai tersebut yang mengakibatkan 7 santri hilang dan 18 lainnya berhasil di selamatkan.