Polisi menangkap dua pengeroyok ahli IT Hermansyah

Beritamix. – Polisi menangkap dua pengeroyok ahli IT Hermansyah. Pelaku bernama Edwin Hitipeuw (37) dan Lauren Paliyama (31) ini ditangkap di Depok, Jawa Barat, Rabu dini hari tadi.

Polisi masih memburu tiga orang lagi terkait kasus pengeroyokan tersebut, berinisial E (20) dan D (21). Sementara satu lainnya yang merupakan seorang perempuan belum diketahui identitasnya.

“Buronnya ada dua. (Tapi total) tiga, satu perempuan, ada di mobil itu juga,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana di Jakarta, Rabu (12/7/2017).

Namun perempuan tersebut tidak ikut dalam pengeroyokan Hermansyah. Kendati begitu, polisi tetap memburu perempuan yang ada di rombongan pengeroyok tersebut.

“Tidak ikut pemukulan. Tapi tetap dicari,” tegas dia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono belum bisa memastikan berapa total pengeroyok Hermansyah. Yang pasti, polisi telah mengantongi identitas pelaku yang saat ini masih buron.

“Informasinya dua (yang masih buron). Masih kami cari. Nanti fakta hukum di lapangan, apakah yang dikejar itu melakukan pengeroyokan atau tidak,” ucap Argo di Mapolda Metro Jaya.

Argo belum mengetahui adanya perempuan yang terlibat pengeroyokan Hermansyah. Namun ia memastikan akan memeriksa semua orang yang ada di TKP.

“Nanti kita cek juga, apakah saat kejadian ada orang lain apa tidak. Makanya akan kami amankan untuk mengetahui rangkaian peristiwa itu,” kata dia.

Kasus pengeroyokan terhadap ahli IT dari ITB, Hermansyah terjadi pada Minggu 9 Juli 2017 sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, Hermansyah hendak pulang ke rumahnya di kawasan Tirtajaya, Depok, Jawa Barat.

Hermansyah yang saat itu mengendarai mobil Toyota Avanza bersama istrinya tiba-tiba diserempet pengendara lain yang ugal-ugalan di KM 6 Tol Jagorawi atau sekitar TMII dan Tol JORR Jakarta Timur.

Alumnus ITB itu kemudian disuruh menepi dan membuka pintu mobilnya. Setelah turun dari mobil, Hermansyah langsung diserang pelaku yang berjumlah sekitar lima orang. Satu orang di antaranya menggunakan senjata tajam.

Akibat peristiwa itu, Hermansyah terluka di beberapa bagian tubuhnya, seperti di bagian kepala, leher, dan tangan. Hermansyah akhirnya dilarikan ke RS Hermina Depok sebelum akhirnya dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.