Polisi Tunggu Keluarga Tiga Terduga Teroris Tangsel

Beritamix. – Tiga jenazah terduga teroris yang disergap di Serpong dan Tengerang Selatan, yakni Omen, Helmi dan Irwan belum dilakukan uji antemortem.

Uji antemortem atau ciri-ciri khas fisik sebelum meninggal belum dilakukan karena polisi belum mengetahui keberadaan keluarga jenazah.

“Belum dilakukan karena menyangkut orangtua, saudara kandung dan keluarga yang behubungan darah, karena keluarga belum diketahui,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (23/12/2016).

Menurut Martinus, Densus 88 sedang mencari keluarga ketiga jenazah. Sampai kini belum bisa dipastikan kapan akan dilakukan tes antemortem itu.

“Kami sudah menyebar informasi tapi belum ada yang mengakui. Tapi ada tugas buat penyidik Densus buat hubungi keluarga. Jadi kita juga belum bisa pastikan apakah bisa dikembalikan ke keluarga apa tidak,” tuturnya.

Antemortem adalah data-data fisik khas korban sebelum meninggal. Mulai dari pakaian atau aksesori yang terakhir kali dikenakan, barang bawaan, tanda lahir, tato, bekas luka, cacat tubuh, foto diri, berat dan tinggi badan, serta sampel DNA.

Pada Rabu 21 Desember lalu Densus menangkap empat orang terduga teroris di Serpong dan Tangerang Selatan. (Baca juga: Baku Tembak di Tangerang, Tiga Terduga Teroris Tewas)

Baku tembak terjadi dalam penggerebekan di Babakan, Setu, Tangerang Selatan. Tiga orang terduga teroris tewas, yakni Helmi, Omen, Aris dalam peristiwa tersebut.

Dalam penyergapan itu, Densus juga menemukan beberapa bom yang diduga akan digunakan terduga teroris meledakan pos polisi di Tangerang Selatan.