Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil surveinya yang dilakukan pada 31 Oktober hingga 5 November 2016 dengan menggunakan metode multi-random sampling. Survei itu terkait elektabilitas tiga calon peserta Pilgub DKI Jakarta 2017.

Survei dilakukan dengan tatap muka terhadap 440 responden di Ibu Kota, dan hanya memiliki margin of error 4,8%

Responden disodorkan pertanyaan terbuka terkait pilihan mereka di Pilgub DKI jika Ahok jadi tersangka kasus penistaan agama. Hasilnya, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno menyalip Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dengan hasil 31,90% berbanding 10,60%.

Sedangkan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni meraup 30,90%. Sisanya 26,6% belum menentukan pilihan.

Sebelum survei ini dibuat, elektabilitas Anies-Sandi hanya 20%, kalah dari Ahok-Djarot yang mencapai 24,50%.

Sementara Mabes Polri telah menetapkan Ahok sebagai tersangka kasus penistaan agama. Kasus ini bermula dari Ahok yang berpidato dengan mengutip salah satu ayat Alquran. Pidatonya tersebut diduga sebagai bentuk penistaan agama.