Rizieq Shihab: Siapa pun Tidak Bisa Larang Demo 2 Desember

Beritamix. Jakarta – Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab memastikan, aksi Gelar Sajadah pada 2 Desember 2016 tetap akan berlangsung di Jakarta. Hal ini menyusul banyaknya sejumlah pihak yang menolak aksi yang bakal dihelat di Jalan Sudirman hingga Thamrin itu.

Rizieq menilai, demonstrasi merupakan hak seseorang sebagai warga negara. Bahkan, demo dilindungi undang-undang.

“Barang siapa pun orangnya di negara tidak boleh melarang suatu unjuk rasa, yang dijamin oleh undang-undang,” dia menjelaskan.

Rizieq menilai, bila ada sejumlah pihak yang melarang atau menghalangi unjuk rasa, yang bersangkutan bisa dipidanakan.

“Presiden sekalipun, bahkan dalam Pasal 18 ayat 1 dan 2 dari UU Nomor 9 Tahun 1998. Jadi, kalau Presiden atau Kapolri mencoba untuk menghalangi kami suatu unjuk rasa yang sudah dilindungi undang-undang tersebut, beliau bisa dipidana satu tahun penjara,” papar dia.

Karena itu, Rizieq menegaskan, aksi pada 2 Desember 2016 itu sesuai konstitusional dengan tujuan penegakan hukum. Dia pun minta semua pihak, termasuk presiden dan jajarannya menghargai konstitusi.

jadi sekali lagi aksi demo 2 Desember adalah aksi unjuk rasa yang dilindungi dan dijamin oleh undang-undang,” kata dia.